Pages - Menu
▼
Wednesday, June 26, 2013
Menjadi Pribadi Bermanfaat: 7 Makanan yang Mempertajam Daya Ingat
Menjadi Pribadi Bermanfaat: 7 Makanan yang Mempertajam Daya Ingat: Anda sangat beruntung bila memiliki kebiasaan konsumsi makanan sehat dan bergaya hidup sehat. Kebiasaan ini mampu menurunkan risiko terkena...
Friday, June 21, 2013
Menjadi Pribadi Bermanfaat: Kisah Nyata : Pengantin Meninggal Ketika Sujud Dal...

Menjadi Pribadi Bermanfaat: Kisah Nyata : Pengantin Meninggal Ketika Sujud Dal...: Akhwatmuslimah.com – Selepas melaksanakan Sholat Maghrib, dia memakai make-up pada wajahnya, memakai pakaian pengantin putih yang cantik...
Saturday, June 8, 2013
Mutuara Hati
Bahwa hidup itu tak selamanya indah
Kadang Engkau mengijinkan aku melalui derita
Tetapi aku tahu..bahwa Ia tidak pernah meninggalkanku...
Sebab itu aku berusaha belajar untuk menikmati hidup ini..
Dengan BERSYUKUR….
Aku Belajar…
Bahwa tidak semua yang aku harapakan akan menjadi kenyataan..
Kadang Engkau membelokkan rencanaku..
Tetapi aku tahu…
Bahwa itu lebih baik dari apa yang aku rencanakan..
Sebab itu aku berusaha belajar untuk menerima semua itu..
Dengan IKHLAS…
Aku Belajar…
Bahwa Cobaan itu pasti datang dalam hidupku..
Aku tidak mungkin berkata,”tidak…Ya ALLAH..”
Karena aku tahu…
Bahwa semua itu tidak melampaui kekuatanku..
Sebab itu aku berusaha belajar untuk mengahadapinya..
Dengan SABAR…
Aku Belajar…
Bahwa tidak ada kejadian yang harus disesali dan ditangisi..
Karena semua rancanganNYA indah bagiku…
Karena itu…
Aku berusaha belajar..SABAR..SYUKUR..dan IKHLAS dalam segala Perkara…
Friday, June 7, 2013
Lirik lagu Bidadari Surga oleh Jeffry Al Buchori
Bidadari Surga
Setiap manusia punya rasa cinta,
yang mesti dijaga kesuciaanya
namun ada kala insan tak berdaya,
saat dusta mampir bertahta
Kuinginkan dia,
yang punya setia.
Yang mampu menjaga kemurniaanya.
Saat ku tak ada,
ku jauh darinya,
amanah pun jadi penjaganya
*Hatimu tempat berlindungku,
dari kejahatan syahwatku
Tuhanku merestui itu,
dijadikan engkau istriku
Engkaulah.....
Bidadari Surgaku
Tiada yang memahami,
sgala kekuranganku
kecuali kamu, bidadariku
Maafkanlah aku
dengan kebodohanku
yang tak bisa membimbing dirimu
*Hatimu tempat berlindungku,
dari kejahatan syahwatku
Tuhanku merestui itu,
dijadikan engkau istriku
Engkaulah.....Bidadari Surgaku
Rabbana hablana
Min azwajina
Wadzurriyatina
Qurrata a’yun
Waja’alna lil muttaqiina
Imaamaa imaamaa imaamaa...
Bidadari surgaku...

Setiap manusia punya rasa cinta,
yang mesti dijaga kesuciaanya
namun ada kala insan tak berdaya,
saat dusta mampir bertahta
Kuinginkan dia,
yang punya setia.
Yang mampu menjaga kemurniaanya.
Saat ku tak ada,
ku jauh darinya,
amanah pun jadi penjaganya
*Hatimu tempat berlindungku,
dari kejahatan syahwatku
Tuhanku merestui itu,
dijadikan engkau istriku
Engkaulah.....
Bidadari Surgaku
Tiada yang memahami,
sgala kekuranganku
kecuali kamu, bidadariku
Maafkanlah aku
dengan kebodohanku
yang tak bisa membimbing dirimu
*Hatimu tempat berlindungku,
dari kejahatan syahwatku
Tuhanku merestui itu,
dijadikan engkau istriku
Engkaulah.....Bidadari Surgaku
Rabbana hablana
Min azwajina
Wadzurriyatina
Qurrata a’yun
Waja’alna lil muttaqiina
Imaamaa imaamaa imaamaa...
Bidadari surgaku...
Thursday, June 6, 2013
Contoh Laporan Praktikum
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Syukur Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas Rahmat, Hidayah dan Inayah-Nya, kami dapat menyelesaikan laporan Praktikum Perancangan & Manufaktur ini. Tidak lupa juga, kami menyampaikan ucapan banyak terima kasih khususnya kepada pembimbing praktikum dan kepada pihak yang telah banyak membantu dalam menyelesaikan praktikum dan laporan praktikum ini.
Praktikum ini bertujuan memperkenalkan perancangan dan proses manufaktur yang dibutuhkan oleh produsen dalam rangka mempertahankan atau meningkatkan pangsa pasar dengan cara mendesain produk, merencanakan proses sampai ketingkat pembuatan produk tersebut kepada mahasiswa yang bukan hanya sebatas lingkup lokal dalam negeri tetapi juga diharapkan dapat menjangkau lingkup yang lebih luas kedepannya. Dalam praktikum ini juga melatih kekompakan bekerja lewat kerja secara kelompok atau team work.
Kami selaku penulis menyadari adanya kekurangan pada laporan ini. Oleh karena itu kami mengharapkan kontribusi dalam bentuk kritik dan saran yang bersifat membangun agar dalam pembuatan laporan yang berikutnya bisa lebih baik lagi. Akhirnya, kami berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi kita semua.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
File Lengkap
DOWNLOAD
Yogyakarta,
24 April 2013
Tim Penyususn
File Lengkap
perbedaan Pandanganantara Deming, Crosby, dan Juran dalam buku TQM (Edward Salis) tentang Kualitas
Pandangan
Deming, Crosby, dan Juran dalam buku TQM (Edward Salis) tentang Kualitas
A. Pandangan
Deming.
Deming
(1986) menyatakan bahwa implementasi konsep mutu dalam sebuah organisasi
memerlukan perubahan dalam filosofi yang ada di sekitar manajemen. Deming
mengusulkan empat belas butir pemikiran yang dapat dipergunakan untuk
meningkatkan mutu dan produktivitas suatu organisasi juga dalam bidang
pendidikan. Keempat belas butir pemikiran tersebut adalah:
1) Ciptakan
Tujuan yang Mantap Demi Perbaikan Produk dan Jasa
Sekolah memerlukan adanya
tujuan akhir yang mampu mengarahkan siswa menghadapi masa depan secara mantap.
Jangan membuat siswa sekedar memiliki nilai bagus tetapi juga harus mampu
membuat siswa memiliki kemauan belajar seumur hidup.
2) Adopsi
Filosofi Baru
Siswa berhak mendapatkan
pembelajaran yang berkualitas. Dengan kata lain, mereka tidak lagi sebagai
siswa yang pasif dan rela diperlakukan seburuk apapun tanpa dapat berkomentar.
3) Hentikan
Ketergantungan pada Inspeksi Masal
Dalam bidang pendidikan,
evaluasi yang dilakukan jangan hanya pada saat ulangan umum ataupun ujian
akhir, tetapi dilakukan setiap saat selama proses belajar mengajar berlangsung.
Selain itu, dalam menetapkan standar uji, maka perlu diperhatikan teoriteori kepemimpinan
yang berkembang dalam Total Quality Management dan lainnya, seperti teori
sifat, teori lingkungan, teori perilaku, teori humanistik, dan teori
kontigensi.
4) Akhiri
Kebiasaan Melakukan Hubungan Bisnis Hanya Berdasarkan Biaya
Dalam
bidang pendidikan pernyataan di atas terutama dikaitkan dengan biaya pendidikan
yang ada hubungannya dengan perbandingan junlah guru dan murid pada satu
ruangan/kelas. Kelas besar memang akan membuat sekolah tersebut melakukan
penghematan biaya, tetapi mutu yang dihasilkan tidak terjamin dan bukan tidak
mungkin terjadi peningkatan biaya di bagian lain pada system tersebut.
5) Perbaiki
Sistem Produksi dan Jasa Secara Konstan dan Terus Menerus
Dalam bidang pendidikan seorang
guru harus berpikir secara strategic agar siswa dapat menjalani proses belajar
mengajar secara baik, sehinggamemperoleh nilai yang baik pula. Guru
jangan hanya berpikir bagaimana siswamendapatkan nilai yang baik.
6) Lembagakan
Metode Pelatihan yang Modern di Tempat Kerja
Hal ini
perlu dilakukan agar terdapat kesamaan dasar pengetahuan bagi semua anggota
staf dalam suatu lembaga pendidikan. Setelah itu barulah guru dan administrator
mengembangkan keahlian sesuai yang diperlukan bagi peningkatan profesionalitas.
7) Lembagakan
Kepemimpinan
Kepemimpinan
(leadership) berbeda dengan pemimpin (leader). Kepemimpinan adalah kemampuan
untuk mempengaruhi tingkah laku orang atau kelompok dengan maksud mencapai
suatu tujuan yang dinginkan bersama. Sedangkan pemimpin adalah seseorang atau
sekelompok orang seperti kepala, komandan, ketua dan sebagainya. Dari beberapa
definisi dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan itu adalah suatu proses
mempengaruhi kegiatan seseorang atau kelompok dalam situasi tertentu untuk
mencapai tujuan bersama.
8) Hilangkan
Rasa Takut
Perlu
disadari bahwa rasa takut menghambat karyawan untuk mampu mengajukan
pertanyaan, melaporkan masalah, atau menyatakan ide padahal itu semua perlu
dilakukan untuk menghasilkan kinerja yang maksimum. Oleh karena itu para pelaku
pendidikan hendaknya jangan menerapkan system imbalan dan hukuman kepada siswa
karena akan menghambat berkembangnya motivasi internal dari siswa
masing-masing.
9) Pecahkan
Hambatan di antara Area Staf
Hambatan
antardepartemen fungsional berakibat menurunkan produktivitas. Hambatan ini
dapat diatasi dengan mengembangkan kerjasama kelompok. Oleh karena itu para
anggota staf harus bekerjasama dan memprioritaskan diri pada peningkatan
kualitas.
10) Hilangkan
Slogan, Nasihat, dan Target untuk Tenaga Kerja
Perbaikan
secara berkesinambungan sebagai sasaran umum harus menggantikan simbol-simbol
kerja.
11) Hilangkan
Kuota Numerik
Kuota
cenderung mendorong orang untuk memfokuskan pada jumlah sering kali dengan
mengorbankan mutu. Terlalu banyak menggunakan slogan dan terlalu berpatokan
pada target dapat menimbulkan salah arah untuk pengembangan sistem yang baik.
Tidak jarang patokan terget akan lebih terfokus pada guru dan siswa daripada
sistem secara keseluruhan.
12) Hilangkan
Hambatan Terhadap Kebanggaan Diri atas Keberhasilan Kerja
Kebanggaan
diri atas hasil kerja yang dicapai perlu dimiliki oleh guru dan siswa. Adanya
kebanggaan dalam diri membuat guru dan siswa bertanggungjawab atas tugas dan
kewajiban yang disandangnya sehingga mereka dapat menjaga mutu.
13) Lembagakan
Program Pendidikan dan Pelatihan yang Kokoh.
Hal ini
berlaku bagi para pelaku pendidikan karena memiliki dampak langsung terhadap
kualitas belajar siswa.
14) Lakukan
Tindakan Nyata/ Contoh Nyata
Manajer
harus menjadi”lead manager” bukan “boss manager”. Seorang “lead manager” akan
berusaha mengkomunikasikan pandangannya selalu berusaha mengembangkan
kerjasama, meluangkan waktu dan tenaga untuk system sehingga dengan adanya
contoh nyata, pekerja menyadari cara untuk melakukan pekerjaan yang
berkualitas.
B. Pandangan
Crosby.
Menurut
Crosby, kemutlakan bagi kualitas adalah:
1) Kualitas
harus disesuaian sebagai kesesuaian terhadap kebutuhan-kebutuhan, bukan sebagai
kebaikan, juga bukan keistimewaan,
2) Sistem
untuk menghasilkan kualitas adalah pencegahan bukan penilaian,
3) Standar
kerja harus tanpa cacat, bukan “cukup mendekati tanpa cacat”,
4) Pengukuran
kualitas merupakan harga ketidaksesuaian, bukan pedoman.
Karena itu, menurut tokoh yang sangat terkemuka dengan gagasan kualitas ini, bahwa manajemen adalah penyebab setidak-tidaknya 80 % masalah-masalah kualitas di dalam organisasi. Karena itu, satu-satunya jalan memperbaikinya adalah melalui kepemimpinan manajemen.
Karena itu, menurut tokoh yang sangat terkemuka dengan gagasan kualitas ini, bahwa manajemen adalah penyebab setidak-tidaknya 80 % masalah-masalah kualitas di dalam organisasi. Karena itu, satu-satunya jalan memperbaikinya adalah melalui kepemimpinan manajemen.
5) Crosby memberikan
“vaksin kualitas” (Quality vaccine), yaitu:
6) Tujuan:
manajemen merupakan satu-satunya alat yang akan mengubah citra organisasi,
7) Pendidikan:
membantu semua komponen organisasi mengembangkan satu pengertian umum tentang
kualitas dan memahami peran mereka masing-masing di dalam proses perbaikan
kualitas,
8) Penerapan:
membimbing dan mengarahkan program perbaikan.
9) Chosby
mengidentifikasi empat belas tahapan mencapai zero defects yang melibatkan
pentingnya kelompok kualitas, pengukuran kualitas yang ada, mengestimasi biaya
kualitas, mengeliminasi kesalahan dan proses pengerjaan ulang.
C. Pandangan
Juran.
Adapun
karakteristik Total Quality Manajement (TQM) menurut Joseph M. Juran adalah
meliputi;
1) Kualitas
menjadi bagian dari setiap agenda managemen
2) Sasaran
kualitas dimasukkan dalam rencana bisnis.
3) Jangkauan
sasaran diturunkan dari benchmarking: fokus adalah pada pelanggan dan pada
kesesuaian kompetisi, di sana adalah sasaran untuk peningkatan
kualitas tahunan.
4) Sasaran
disebarkan ke tingkat yang mengambil tindakan.
5) Pelatihan
dilaksanakan pada semua tingkat.
6) Pengukuran
ditetapkan seluruhnya.
7) Manajer
teratur meninjau kembali kemajuan dibandingkan dengan sasaran.
8) Penghargaan
diberikan untuk performansi terbaik.
9) Sistem
imbalan (reward system) diperbaiki
Trilogi
Kualitas (The Quality Trilogy)
1) Perencanaan
Kualitas (quality planning)
Quality
planning, suatu proses yang mengidentifikasi pelanggan dan proses yang akan
menyampaikan produk dan jasa dengan karakteristik yang tepat dan kemudian
mentransfer pengetahuan ini ke seluruh kaki tangan perusahaan guna memuaskan
pelanggan.
· memenuhi
kebutuhan pelanggan/konsumen
· tentukan
market segment (segmen pasar) produk
· mengembangkan
karakteristik produk sesuai dengan Permintaan konsumen
· mengembangkan
proses yang mendukung tercapainya karakteristik produk
2) Pengendalian
Kualitas (quality control)
Quality
control, suatu proses dimana produk benar-benar diperiksa dan dievaluasi,
dibandingkan dengan kebutuhan-kebutuhan yang diinginkan para pelanggan.
Persoalan yang telah diketahui kemudian dipecahkan, misalnya mesin-mesin rusak
segera diperbaiki.
· mengevaluasi
performa produk
· membandingkan
antara performa aktual dan target
· melakukan
tindakan jika terdapat perbedaan/penyimpangan
3) Perbaikanan
Kualitas (quality improvement)
Quality
improvement, suatu proses dimana mekanisme yang sudah mapan dipertahankan
sehingga mutu dapat dicapai berkelanjutan. Hal ini meliputi alokasi
sumber-sumber, menugaskan orang-orang untuk menyelesaikan proyek mutu, melatih
para karyawan yang terlibat dalam proyek mutu dan pada umumnya menetapkan suatu
struktur permanen untuk mengejar mutu dan mempertahankan apa yang telah dicapai
sebelumnya.
· mengidentifikasi
proyek perbaikan (improvement)
· membangun
infrastruktur yang memadai
· membentuk
tim
· melakukan
pelatihan-pelatihan yang relevan
· cara
penanggulangan masalah
· cara
mencapai target sasaran
Wednesday, June 5, 2013
beberapa contah saluran-saluran penarikan
PSIKOLOGI INDUSTRI
Contoh-contoh dari saluran-saluran
penarikan
1. Walk-ins,
adalah pelamar datang langsung ke perusahaan untuk melamar pekerjaan dan
langsung mengisi blanko.
2. Rekomendasi
dari karyawan, yaitu penarikan karyawan melalui saran atau masukan dari
karyawan lain di karnakan kualitas/pribadi yang baik dan bagus..
Contoh : seorang karyawan/teman di rekomendasikan
kerja karna mempunyai pribadi yang baik.
Kelemahannya saluran
penarikan ini :
· Menimbulkan
kekecwaan karyawan yang direkomendasikan oleh seseorang, tapi ditolak.
Selanjutnya akan menyebabkan timbulmya perasaan sakit hati.
· Timbul
kelompok klik yang cenderung dapat menciptakan konflik kepentingan sehingga
lingkungan kerja menjadi tidak nyaman.
3. Periklanan,
yaitu penarikan karyawan melalui iklan, biasanya lewat media cetak/ surat kabar, melalui radio, majalah, biasanya
dapat menarik banyak tenaga kerja tetapi mutunya sangat berbeda. dengan
cara memberitahukan bagaimana cara melakukan pelamaran kerja di suatu
perusahaan. Ada dua macam periklanan pekerjaan yaitu :
· Want
ad, menguraikan
tentang pekerjaan dan manfaatnya, mengidentifkasikan pemberi kerja dan
memberitahukan mereka yang tertarik bagaimana cara untuk melamar.
· Blind
ad : adalah want ad yang tidak mengidentifikasikan sipemberi kerja.
4. Agen-agen
penempatan tenaga kerja, yaitu Agen-agen atau badan-badan penempatan tenaga kerja (seperti Departemen
Tenaga Kerja) atau dapat diminta bantuannya untuk mengatasi beban maksimal dan
kebutuhan pegawai.
5. Lembaga
pendidikan, yaitu Perusahaan
banyak melakukan kerja sama dengan lembaga-lembaga pendidikan atau
kursus-kursus dengan maksud mendapatkan tenaga kerja dengan kualifikasi dan
tingkat pendidikan tertentu. Hal ini disebabkan karena tugas atau jabatan
semakin kompleks.
6. Organisasi-organisasi
karyawan, yaitu Perusahaan
dapat mencari tenaga kerja dari organisasi karyawan yang sesuai dengan
keterampilan yang diinginkan oleh perusahaan. Sudah jelas bahwa ini
menguntungkan bagi manajemen untuk dapat menarik tenaga kerja terampil dan
berpengalaman.
7. Leasing
(penyewaan), yaitu perusahaan
dapat menarik tenaga kerja honorer yang dibayar secara harian untuk
menyesuaikan dengan kebutuhan sumber daya manusia jangka pendek. Perusahaan
tidak hanya mendapatkan tenaga kerja yang terlatih, baik, dan terpilih, juga
menghindarkan perusahaan dari kewajiban-kewajiban dalam pensiun, asuransi dan
kompensasi.
8. Nepotisme,
yaitu penarikan anggota
keluarga merupakan komponen program penarikan tenaga kerja yang tidak dapat
dilakukan dalam perusahaan-perusahaan keluarga. Kebijakan ini tidak berkaitan
dengan penarikan atas dasar kecakapan, tetapi berdasarkan kepentingan dan
kesetiaan kepada perusahaan.
9. Asosiasi-asosiasi
profesional, yaitu perekrutan
yang dilakukan melalui jaringan-jaringan hubungan pribadi dan pasar tenaga
kerja kecil tetapi khusus. Walaupun tujuan resmi perkumpulan profesional untuk
saling menukar makalah-makalah ilmiah, namun banyak waktu digunakan untuk
tukar-menukar informasi kerja.
10. Operasi-operasi
militer, yaitu perusahaan
dapat mengambil tenaga kerja dari dinas militer. Biasanya anggota militer
mempunyai suatu keahlian tertentu yang dapat diandalkan.
11. Open
house, yaitu Open
house adalah
suatu teknik penarikan tenaga kerja dimana orang-orang disekitar perusahaan di
undang untuk mengunjungi dan melihat-lihat keadaan perusahaan. Dengan cara
ini, para calon anggota tenaga kerja mungkin tertarik untuk bekerja di
perusahaan tersebut.
Motivasi dan Cinta

Ketika mencintai
seseorang,tak jarang apapun yang dia inginkan kita turuti tanpa
mempertimbangkaian akibatnya di kemudian hari.
Agar tidak timbul penyesalan,jangan memberi semua yang kamu miliki kepada dia yang saat ini kamu cintai, karena jika dia meninggalkanmu, kamu tak punya apa-apa..
Tak perlu terburu-buru menyimpulkan apa yang kamu rasa.Terkadang, keinginan hati tak harus selalu dituruti.
Ada saat dimana kamu harus menggunakan logika dan mohon petunjuk Allah agar hati tidak terus terluka...
Dalam menggapai cita-cita,jangan fokus pada seberapa lemahnya dirimu.
Tapi fokuslah betapa hebatnya Allah yang mampu menolong dirimu di saat tak mampu.
Yang terbaik adalah yakin atas pertolongan Allah disertai do’a dan ikhtiar.
Jangan terlalu tergantung kepada manusia karena akan menuai kecewa jika kenyataan tak sesuai yang diharapkan..
Agar tidak timbul penyesalan,jangan memberi semua yang kamu miliki kepada dia yang saat ini kamu cintai, karena jika dia meninggalkanmu, kamu tak punya apa-apa..
Tak perlu terburu-buru menyimpulkan apa yang kamu rasa.Terkadang, keinginan hati tak harus selalu dituruti.
Ada saat dimana kamu harus menggunakan logika dan mohon petunjuk Allah agar hati tidak terus terluka...
Dalam menggapai cita-cita,jangan fokus pada seberapa lemahnya dirimu.
Tapi fokuslah betapa hebatnya Allah yang mampu menolong dirimu di saat tak mampu.
Yang terbaik adalah yakin atas pertolongan Allah disertai do’a dan ikhtiar.
Jangan terlalu tergantung kepada manusia karena akan menuai kecewa jika kenyataan tak sesuai yang diharapkan..